Ils ont fait tout un circuit médical avant d'en arriver là et c'est bien qu'ils sachent que la spondylarthrite existe. La spondylarthrite n'a rien à voir cialis pharmacie cialis avec un mal de dos banal dû à un mode de vie sédentaire, contrairement à ce que sous-entend le précédent commentaire.

Kemenkop-UKM Bantu Koperasi Rp 1,250 Miliar

“Setiap koperasi diberikan bantuan sebesar Rp 50 juta. Dana bantuan itu untuk membiayai pengembangan usaha koperasi penerima bantuan,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sultra, La Ode Andi Pili kepada SH di Kendari, Minggu (2/8).

Menurut Andi Pili, 25 koperasi yang mendapat bantuan senilai Rp 50 juta per unit tersebut setelah melalui seleksi yang sangat ketat. Koperasi yang terpilih dinilai mampu mengembangkan usaha koperasi dengan baik. “Kalau bantuan yang diberikan itu bisa dikelola dengan baik dan bisa meningkatkan kesejahteraan anggota koperasi, maka ke depan Kementerian Koperasi dan UKM akan menyalurkan bantuan lagi kepada koperasi lain yang belum tentu bantuan dari pemerintah,” katanya.

Andli mengungkapkan pihaknya mengusulkan 57 koperasi yang dinilai memenuhi syarat untuk diberikan bantuan pengembangan usaha koerasi. Namun, pihak Kemenkop–UKM hanya menyetujui 25 koperasi. “Kita berharap 32 unit koperasi yang belum diakomodasi mendapatkan bantuan itu, bisa dibantu pada tahun anggaran berikutnya,” ujarnya.

Menurut Andi, usaha koperasi memberi kontribusi besar bagi pertumbuhan ekonomi Sultra. Selain meningkatkan kesejahteraan para anggotanya, koperasi juga banyak menyerap tenaga kerja. Oleh karena menyerap banyak tenaga kerja, maka koperasi berperan penting dalam meningkatkan perekonomian Sultra termasuk menekan angka kemiskinan di daerah ini.

Di Sultra saat ini terdapat 3.905 koperasi. Namun yang aktif mengembangkan usaha koperasi secara kontinyu hanya 3.304 koperasi. Sisanya sebanyak 601 unit, tidak aktif baik secara kelembagaan maupun melakukan agenda-agenda tahunan. Jika dalam kurun waktu tertentu 601 koperasi tersebut tetap tidak memperbaiki diri, maka ratusan koperasi yang aktif tersebut akan dibubarkan.

Ia menjelaskan kelembagaan koperasi dan UKM dikatakan sehat, bila setiap tahun koperasi bersangkutan melaporkan dokumen pelaksanaan rapat anggota (RAT).

“Sebanyak 601 koperasi yang tidak pernah lagi melaksanakan agenda tahunan berupa RAT itu, sudah masuk kategori koperasi tidak sehat. Bila pengelola ratusan koperasi itu tidak segera membenahi managemen koperasinya, maka dapat dipastikan ratusan koperasi tersebut akan dibekukan ini operasionalnya,” tegasnya.

sumber: www.sinarharapan.co
foto: Antara

 
 
Copyright © 2010 | All Rights Reserved
Design by Citra Multi Services