Ils ont fait tout un circuit médical avant d'en arriver là et c'est bien qu'ils sachent que la spondylarthrite existe. La spondylarthrite n'a rien à voir cialis pharmacie cialis avec un mal de dos banal dû à un mode de vie sédentaire, contrairement à ce que sous-entend le précédent commentaire.

Kemkop dan UKM Ajak Berwirausaha dari Usia Muda

Jakarta - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemkop dan UKM) tengah gencar membidik kalangan muda dan mahasiswa untuk terjun jadi wirausaha. Sekretaris Deputi bidang Pengembangan SDM Rully Nuryanto kepada SP di Jakarta, baru-baru ini mengatakan, minimnya jumlah wirausaha di Indonesia karena dua hal, yakni orangtua yang kurang mendukung dan tidak adanya keberanian.

"Melalui pelatihan kewirausahaan, kita sasarannya ke anak muda dan mahasiswa. Kita ingin ubah mindset anak muda dan mahasiswa. Kalau zaman dulu pikirnya kuliah lalu kerja, kalau sekarang kita ingin anak muda jika melihat ada peluang menciptakan usaha yah jalankan, tidak usah menunggu lulus kuliah. Kita ingin mahasiswa dari kuliah sudah punya usaha," katanya.

Jika anak muda pola pikirnya terus seperti ini, yakni setelah lulus lalu bekerja, lanjut Rully, maka beberapa tahun yang akan datang, anak muda Indonesia hanya menjadi karyawan di perusahaan yang dimiliki orang asing. Mengapa orang asing, karena zaman sekarang sudah berlaku era pasar tunggal ASEAN atau Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Pada era MEA, banyak orang asing yang dengan mudahnya berekspansi ke Indonesia, dan begitu pula sebaliknya.

Dia menambahkan, jika ingin menjadi wirausaha bisa dimulai saat ini juga. Di bangku sekolah dan kuliah, para pemuda bisa menjadikannya tempat menuntut ilmu, sekaligus menjadikannya pangsa pasar terdekat.

Seandainya sudah mendapatkan pelatihan, tetapi belum mantap berwirausaha, maka kementeriannya akan menyalurkan para calon wirausaha itu untuk magang selama satu bulan. Selain itu, calon wirausaha yang belum mendapatkan pelatihan juga dapat magang jika mau. Program magang yang dijalankan sejak 2011 telah menarik banyak peminat. Hingga kini sudah ada 3.000 peserta.

"Kita magangkan mereka ke tempat yang dahulu wirausaha kita latih dan berhasil. Kalau dimagangkan, kita harap pola pikirnya berubah," ucap Rully.

Awal tahun, Kementerian Koperasi dan UKM telah mendorong 500 tenaga magang pada program magang pemerintah di tiga provinsi, yaitu Bali, Kalimantan Barat, dan Sulawesi, untuk menjadi wirausaha. Diharapkan tenaga magang ini akan menjadi wirausaha pemula yang mampu menyerap tenaga kerja baru sedikitnya 1.000 orang.

Menurut Rully, program magang tersebut akan memotivasi generasi muda untuk menjadi wirausaha, sehingga mampu menambah jumlah wirausaha Indonesia. Program magang itu juga dirancang memberikan pengalaman langsung, dari mulai produksi, kemasan, manajemen usaha, hingga pemasaran.

Sumber: Suara Pembaruan - ls

 
 
Copyright © 2010 | All Rights Reserved
Design by Citra Multi Services