Ils ont fait tout un circuit médical avant d'en arriver là et c'est bien qu'ils sachent que la spondylarthrite existe. La spondylarthrite n'a rien à voir cialis pharmacie cialis avec un mal de dos banal dû à un mode de vie sédentaire, contrairement à ce que sous-entend le précédent commentaire.

KopNus Sediakan Dana Talangan Haji Rp1,5 Triliun

VIVA.co.id - Musim haji akan segera tiba. Meski tetap harus mengantre, tak sedikit masyarakat Tanah Air mencoba mendaftarkan diri. Melihat antusiasme masyarakat Indonesia akan minatnya pergi ke Tanah Suci, Koperasi Nusantara pun menawarkan diri dalam bentuk dana talangan haji.

Koperasi Nusantara (KopNus) bekerjasama dengan Bank Kesejahteraan untuk memberikan layanan penyaluran pembiayaan penerusan (pinjaman chanelling) kepada nasabah. Salah satu kerjasamanya dengan memberikan kredit berupa talangan haji dan umroh.

Tak main-main Kopnus menargetkan dana sekitar Rp1,5 triliun untuk tahun ini. "Kita berharap penyaluran dana talangan haji dan umroh ini bisa mencapai Rp 1,5 triliun sepanjang tahun ini," kata Ketua KopNus Firman Zen Sumawidjaja melalui pernyataan tertulis kepada VIVA.co.id, Jumat 23 Februari 2016.

Lanjut Firman, program talangan haji itu baru dibuka tahun kemarin yakni 2015. Nilainya cukup besar yakni, Rp5 miliar. "Diberikan kepada 1.000 lebih nasabah," ucap Firman.

Jumlah itu, sambung Firman, dinilai masih terlalu kecil. Alasannya, oleh Kementerian Agama (Kemenag), Kopnus mendapatkan alokasi kuota sebanyak 80 ribu.

"Disebabkan oleh kurangnya sosialisasi dan pendanaan," katanya.

Disebutkan Firman, produk talangan haji diyakini akan terus berkembang. Musababnya, jumlah penduduk dan kelas menengah akan selalu bertambah. Hal ini tentunya akan menambah panjang daftar antrean keberangkatan haji. Selain itu, tambah dia, jumlah penduduk dari negara lain juga pasti bertambah. Otomatis perjuangan memperebutkan kuota haji juga akan semakin sulit.

“Di Jakarta saja daftar (waiting list) bisa 14 tahun. Di Kalimantan ada yang 25 tahun. Makanya sekarang anak-anak saja sudah didaftarkan namanya,” kata Firman.

Lewat produk talangan haji, pihak Kopnus akan membayari terlebih dahulu biaya Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) sebesar Rp25 juta. Untuk pelunasannya, tinggal dipotong dari gaji/pensiunan pegawai, PNS dan TNI/Polri. Sedangkan untuk jaminan, lanjut Firman, cukup dari SPPH tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Kesejahteraan Sasmaya Tuhuleley menyatakan, kerja sama ini akan menguntungkan masing-masing pihak. Dengan adanya kerjasama ini, ia meyakini dana pinjaman nasabah Kopnus akan menjadi lebih dan bank mendapatkan protofolio lebih berkualitas serta efisiensi.

"Penandatanganan kerjasama ini diharapkan bisa membuka pasar kami lebih luas lagi karena KopNus sebagai mitra memiliki 208 kantor layanan di seluruh nusantara yang memudahkan bank melakukan proses pemberian kredit kepada nasabah," tuturnya.

Sumber: www.viva.co.id

 
 
Copyright © 2010 | All Rights Reserved
Design by Citra Multi Services